Gulma
Nggak harus jadi pohon besar, cukup jadi Gulma yang selalu punya celah untuk tumbuh.
Opinion
Nggak harus jadi pohon besar, cukup jadi Gulma yang selalu punya celah untuk tumbuh.
Dara Kirana
Opinion
Entah nantinya akan menebang pohon besar atau pohon kecil, sebaiknya asah dulu pisaunya. Jika pun nanti hanya digunakan untuk memotong rumput, Setidaknya aka...
Dara Kirana
Opinion
Orang yang baru belajar berjalan tidak akan direkrut menjadi peserta lomba lari, apalagi berharap jadi pemenang.
Dara Kirana
Opinion
Ego yang tidak dijinakkan, bisa memangsa orang lain.
Dara Kirana
Opinion
Seorang pemancing akan memberikan umpan terbaik bukan karena benar-benar menginginkan ikan, melainkan kepuasan saat berhasil mendapatkannya.
Dara Kirana
Opinion
Ucapan kerap lahir dari lingkungan yang dimasuki, bukan dari realitas yang sebenarnya.
Dara Kirana
Opinion
Jangan salahkan asap dari api yang kau buat sendiri.
Dara Kirana
Opinion
Terkadang, kita hanya bisa melihat bekas luka di kulit seseorang yang membuatnya tampak mengerikan, tanpa pernah tau seberapa banyak sayatan yang telah membe...
Dara Kirana
Opinion
Teruslah semangat! Seperti pohon yang tak mudah mati, meskipun berkali-kali dipatahkan akan tetap tumbuh dan bertunas lagi.
Dara Kirana
Opinion
Menanam bibit mangga saja belum tentu tumbuh, bagaimana bisa mengharapkan buah mangga ketika yang ditanam adalah pohon jarak?
Dara Kirana
Poetry
Dalam layar kusaksikan kabar duka datang silih berganti tragedi demi tragedi seperti ajal yang mengantri Di ujung gang dekat rumah kabar yang sama terasa leb...
Dara Kirana
Opinion
Luka adalah seni kehidupan, seperti ukiran pada kayu yang membuatnya lebih indah.
Dara Kirana
Opinion
Tak semua yang patah mampu tumbuh kembali, ada juga yang akhirnya mati.
Dara Kirana
Opinion
Meski Tuan telah menebar jagung, hanya ayam yang bergerak mematuk yang dapat menikmati biji-biji itu.
Dara Kirana
Opinion
Jaga sebelum hancur, bukan memperbaiki setelahnya, karena hasilnya takkan sama.
Dara Kirana
Opinion
Cintai diri sendiri, maka cinta yang lain akan datang menghampiri.
Dara Kirana
Opinion
Seringkali, orang hanya memuji indahnya pelangi tanpa tahu badai yang telah kita lewati. Lalu, mereka menyebutnya keberuntungan.
Dara Kirana
Opinion
Cinta itu tidak buta, tapi terkadang kitalah yang menutup mata.
Dara Kirana
Opinion
Terkadang, kita hanya ikut-ikutan dan akhirnya menciptakan standar yang sebenarnya tidak penting.
Dara Kirana
Opinion
Terkadang orang mengolok-olok sesuatu yang tidak sesuai dengan standar mereka, hanya karena tidak melihat realitas yang sebenarnya.
Dara Kirana
Opinion
Tak semua yang menginginkan bunga, siap juga merawat akarnya.
Dara Kirana
Opinion
Laut pasti berombak, tanpa papan kita akan hanyut terseret arus.
Dara Kirana
Opinion
Seorang pemahat mencintai ukiran yang ia bentuk. Lalu mengapa ada perusak yang enggan menerima luka yang ia ciptakan?
Dara Kirana
Opinion
Hati itu seperti gelas, perasaan seperti air. Lebih baik tumpah sedikit daripada gelasnya pecah.
Dara Kirana
Nggak harus jadi pohon besar, cukup jadi Gulma yang selalu punya celah untuk tumbuh.
Entah nantinya akan menebang pohon besar atau pohon kecil, sebaiknya asah dulu pisaunya. Jika pun nanti hanya digunakan untuk memotong rumput, Setidaknya akan lebih...
Orang yang baru belajar berjalan tidak akan direkrut menjadi peserta lomba lari, apalagi berharap jadi pemenang.
Seorang pemancing akan memberikan umpan terbaik bukan karena benar-benar menginginkan ikan, melainkan kepuasan saat berhasil mendapatkannya.
kerap lahir dari lingkungan yang dimasuki, bukan dari realitas yang sebenarnya.
Terkadang, kita hanya bisa melihat bekas luka di kulit seseorang yang membuatnya tampak mengerikan, tanpa pernah tau seberapa banyak sayatan yang telah membentuknya.
Teruslah semangat! Seperti pohon yang tak mudah mati, meskipun berkali-kali dipatahkan akan tetap tumbuh dan bertunas lagi.
Menanam bibit mangga saja belum tentu tumbuh, bagaimana bisa mengharapkan buah mangga ketika yang ditanam adalah pohon jarak?
Dalam layar kusaksikan kabar duka datang silih berganti tragedi demi tragedi seperti ajal yang mengantri Di ujung gang dekat rumah kabar yang sama terasa lebih nyata orang yang kukenal kemarin masih menyapa hari ini telah tiada Kita tak pernah tahu kapan ajal menghampiri kita Ia datang tak terduga merenggut tanpa aba-aba Entah kita semakin tua atau waktu sedang mengingatkan bahwa usia tak sepanjang yang kita kira Apa yang terlihat, terdengar hari ini seperti membawa pesan bahwa setiap yang bernapas sedang...
adalah seni kehidupan, seperti ukiran pada kayu yang membuatnya lebih indah.
Tak semua yang patah mampu tumbuh kembali, ada juga yang akhirnya mati.
Meski Tuan telah menebar jagung, hanya ayam yang bergerak mematuk yang dapat menikmati biji-biji itu.
, bukan memperbaiki setelahnya, karena hasilnya takkan sama.
, maka cinta yang lain akan datang menghampiri.
Seringkali, orang hanya memuji indahnya pelangi tanpa tahu badai yang telah kita lewati. Lalu, mereka menyebutnya keberuntungan.
Terkadang, kita hanya ikut-ikutan dan akhirnya menciptakan standar yang sebenarnya tidak penting.
Terkadang orang mengolok-olok sesuatu yang tidak sesuai dengan standar mereka, hanya karena tidak melihat realitas yang sebenarnya.
Tak semua yang menginginkan bunga, siap juga merawat akarnya.
Laut pasti berombak, tanpa papan kita akan hanyut terseret arus.
mencintai ukiran yang ia bentuk. Lalu mengapa ada perusak yang enggan menerima luka yang ia ciptakan?
Hati itu seperti gelas, perasaan seperti air. Lebih baik tumpah sedikit daripada gelasnya pecah.