Ayam & Jagung
Meski Tuan telah menebar jagung, hanya ayam yang bergerak mematuk yang dapat menikmati biji-biji itu.
Baca tulisan unggulan, ikuti penulis, dan bergabung dengan komunitas Literatoo.
Opinion
Meski Tuan telah menebar jagung, hanya ayam yang bergerak mematuk yang dapat menikmati biji-biji itu.
Dara Kirana
Opinion
Luka adalah seni kehidupan, seperti ukiran pada kayu yang membuatnya lebih indah.
Dara Kirana
Poetry
Dalam layar kusaksikan kabar duka datang silih berganti tragedi demi tragedi seperti ajal yang mengantri Di ujung gang dekat rumah kabar yang sama terasa leb...
Dara Kirana
Opinion
Jaga sebelum hancur, bukan memperbaiki setelahnya, karena hasilnya takkan sama.
Dara Kirana
Opinion
Tak semua yang patah mampu tumbuh kembali, ada juga yang akhirnya mati.
Dara Kirana
Opinion
Cintai diri sendiri, maka cinta yang lain akan datang menghampiri.
Dara Kirana
Opinion
Cinta itu tidak buta, tapi terkadang kitalah yang menutup mata.
Dara Kirana
Opinion
Seringkali, orang hanya memuji indahnya pelangi tanpa tahu badai yang telah kita lewati. Lalu, mereka menyebutnya keberuntungan.
Dara Kirana
Poetry
Dalam layar kusaksikan kabar duka datang silih berganti tragedi demi tragedi seperti ajal yang mengantri Di ujung gang dekat rumah kabar yang sama terasa leb...
Dara Kirana
Opinion
Luka adalah seni kehidupan, seperti ukiran pada kayu yang membuatnya lebih indah.
Dara Kirana
Opinion
Tak semua yang patah mampu tumbuh kembali, ada juga yang akhirnya mati.
Dara Kirana
Opinion
Meski Tuan telah menebar jagung, hanya ayam yang bergerak mematuk yang dapat menikmati biji-biji itu.
Dara Kirana
Opinion
Jaga sebelum hancur, bukan memperbaiki setelahnya, karena hasilnya takkan sama.
Dara Kirana
Opinion
Cintai diri sendiri, maka cinta yang lain akan datang menghampiri.
Dara Kirana
Opinion
Seringkali, orang hanya memuji indahnya pelangi tanpa tahu badai yang telah kita lewati. Lalu, mereka menyebutnya keberuntungan.
Dara Kirana
Opinion
Cinta itu tidak buta, tapi terkadang kitalah yang menutup mata.
Dara Kirana
Baca, kutip, dan terbitkan tulisanmu
Meski Tuan telah menebar jagung, hanya ayam yang bergerak mematuk yang dapat menikmati biji-biji itu.
adalah seni kehidupan, seperti ukiran pada kayu yang membuatnya lebih indah.
Dalam layar kusaksikan kabar duka datang silih berganti tragedi demi tragedi seperti ajal yang mengantri Di ujung gang dekat rumah kabar yang sama terasa lebih nyata orang yang kukenal kemarin masih menyapa hari ini telah tiada Kita tak pernah tahu kapan ajal menghampiri kita Ia datang tak terduga merenggut tanpa aba-aba Entah kita semakin tua atau waktu sedang mengingatkan bahwa usia tak sepanjang yang kita kira Apa yang terlihat, terdengar hari ini seperti membawa pesan bahwa setiap yang bernapas sedang...
, bukan memperbaiki setelahnya, karena hasilnya takkan sama.
Tak semua yang patah mampu tumbuh kembali, ada juga yang akhirnya mati.
, maka cinta yang lain akan datang menghampiri.
Seringkali, orang hanya memuji indahnya pelangi tanpa tahu badai yang telah kita lewati. Lalu, mereka menyebutnya keberuntungan.
Dalam layar kusaksikan kabar duka datang silih berganti tragedi demi tragedi seperti ajal yang mengantri Di ujung gang dekat rumah kabar yang sama terasa lebih nyata orang yang kukenal kemarin masih menyapa hari ini telah tiada Kita tak pernah tahu kapan ajal menghampiri kita Ia datang tak terduga merenggut tanpa aba-aba Entah kita semakin tua atau waktu sedang mengingatkan bahwa usia tak sepanjang yang kita kira Apa yang terlihat, terdengar hari ini seperti membawa pesan bahwa setiap yang bernapas sedang...
adalah seni kehidupan, seperti ukiran pada kayu yang membuatnya lebih indah.
Tak semua yang patah mampu tumbuh kembali, ada juga yang akhirnya mati.
Meski Tuan telah menebar jagung, hanya ayam yang bergerak mematuk yang dapat menikmati biji-biji itu.
, bukan memperbaiki setelahnya, karena hasilnya takkan sama.
, maka cinta yang lain akan datang menghampiri.
Seringkali, orang hanya memuji indahnya pelangi tanpa tahu badai yang telah kita lewati. Lalu, mereka menyebutnya keberuntungan.