Seketika meledak memekakkan telinga
Suara jantung yang berdebar merindu wujud
Sepi terpudarkan oleh semburat suara
Menggandeng rembulan terselubung kabut
Hari ini terang mentari cukup sedikit
Seperti enggan menarik selimut embun membungkus
Masih rindu yang menggiring langkah berderit
Menyeret berat bayang beratus
Kamu, yang tak dapat kugenggam
Tak ada Valentine hari ini. Pemilik hatimu sebenar telah merayakan untukmu
Kamu, yang tak mampu ku dekap
Tak ada Valentine hari ini. Pemilik cintamu kini sedang menghujam penuh rayuan
