Tak kusangka penuh rasa mendesak raga
Ungkap kata pada jelita
Dia yang kujumpa jauh dari selalu
Namun melekat enggan berlalu
Dari pandang bayang terpapar
Di tempat banyak orang berkelakar
Kenapa memulai?
Layangkan senyum yang terlalu indah itu.
Memacu adrenalin mendebar kalbu
Tak kuasa untuk tak menunggu
Entah kapan kudapat lagi senyuman sang pemalu
Awal tiada kuingin
Membiarkan hati terjalin
Namun nyatanya dara memikat
Padanya kini rindu

