Satu
Hujan turun di Kesawan sore itu, dan Rahma masih menunggu di meja yang sama sejak pukul tiga. Kopi di depannya sudah dingin dua kali.
Kalau aku tidak datang, jangan tunggu.
Fiction
![[UJI COBA] Kopi Terakhir di Kesawan](/defaults/article.png)
Hujan turun di Kesawan sore itu, dan Rahma masih menunggu di meja yang sama sejak pukul tiga. Kopi di depannya sudah dingin dua kali.
Kalau aku tidak datang, jangan tunggu.
Pesan itu dikirim Bima tujuh tahun lalu. Rahma tetap menunggu, bukan karena percaya, tapi karena kebiasaan lebih sulit ditinggalkan daripada harapan.