Entri Jurnal
Seberapa perlu kita memiliki rasa insecure?
Rasa insecure ini diperlukan pada kadar tertentu, terlalu percaya diri tanpa pernah merasa insecure sama sekali juga tidak baik. Hal itu berarti kita tidak lagi melihat peluang untuk kita tumbuh menjadi lebih baik.
Rasa insecure ini perlu ada, sehingga nanti seiring waktu keberadaannya harus dikurangi dan dihilangkan dengan cara memperbaiki diri. Pernah merasa insecure adalah sebuah privillege. Insecure karena tidak cukup pintar, insecure karna penampilan fisik, insecure karena tidak lancar dalam berkomunikasi, insecure karena tidak punya keahlian dan lain sebagainya.
Poin penting dan krusialnya adalah pada sikap yang dipilih dan eksekusi atas rasa insecure tersebut. Apakah kita akan terpuruk dan hanya menerima keadaan kita atau kita berusaha memperbaiki diri untuk menghilangkan rasa insecure.
Lawan dari insecure adalah secure, rasa aman, rasa percaya diri. Secure bukan hanya tentang percaya diri dengan diri kita apa adanya. Rasa percaya diri perlu dibangun dan diusahakan. Maka dari itu, sikap yang paling bijak dalam menghadapi insecure adalah berusaha memperbaiki diri
Orang sering bilang "udah gausah insecure, PD aja sama apa adanya kamu". Sedangkan di saat yang sama dia tidak ada usaha untuk menjadi lebih baik. Hal ini serupa dengan 'denial' ketika kita menghadapi sebuah permasalahan. Kita sama saja mengatakan "nggak ada masalah kok" saat sebenarnya ada masalah.
Securities adalah tentang percaya bahwa kita sudah melakukan yang terbaik untuk diri kita dan merasa aman atas apapun yang melekat pada diri kita. Securities datang dari dalam diri kita sendiri, bukan dari pujian atau sanjungan orang lain. Contoh kasus, kamu merasa insecure dengan kulitmu yang gelap, maka akui saja. "baiklah aku merasa insecure dengan kulit ini, aku akan mencari tahu mengapa kulit aku gelap." Belajar dan cari tahu apakah karena memang genetik atau karena kamu yang tidak rajin memakai sunscreen saat terlalu sering beraktivitas di luar ruangan. Setelah mengetahui jawabannya kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan. Jika memang genetik berarti itu sesuatu yang tidak bisa dirubah, terima itu dan sekarang tampil dengan sesuatu yang memang cocok untuk seseorang yang berkulit gelap, maksimalkan apa yang kamu punya. Jika memang bukan karna genetik, berarti ada cara untuk memulihkan kulit gelap ini. Cobalah berbagai cara merawat diri seperti menggunakan lotion dan sunscreen. Lagi-lagi usahakan yang terbaik namun tetap pahami batasanmu sendiri.
Dari contoh tersebut, seseorang yang sudah melakukan yang terbaik untuk mengatasi masalah insecurities-nya akan menjadi seseorang yang lebih percaya diri. Rasa percaya diri yang lebih kuat. Ia belajar memahami yang ia miliki dan semakin mengenal dirinya sendiri. Efeknya ketika seseorang mungkin berkomentar tentang kulitnya, ia tidak akan merasa terpuruk atau kembali insecure. Karena ia percaya bahwa ia telah melakukan yang terbaik atas hal tersebut.
We do the best for ourself, so we have our own confidence
Ketika rasa percaya diri ini datang dari dalam diri kita, ia akan lebih kuat. Sebagai makhluk sosial, mustahil untuk kita menghindari komentar dari orang lain atas diri kita. Dengan memiliki kepercayaan diri yang kuat, komentar apapun tidak akan menggoyahkan kita. Komentar positif akan semakin membuat kita percaya diri dan komentar negatif tidak akan mengikis rasa percaya diri kita.
Kita memperbaiki diri untuk menjadi lebih percaya diri dan bukan untuk membuat orang lain terkesan.