Perjalanan ke Hanoi, Vietnam 15–20 September 2023 benar-benar jadi pengalaman yang berkesan buatku. Seumur hidup belum pernah berpikir untuk jalan-jalan ke Vietnam. Pastinya aku lebih berpikir untuk liburan ke Bangkok dan lain sebagainya. Aku berangkat bareng temanku, sama-sama perempuan, dia dua tahun lebih muda dan asalnya dari Semarang. Kita berangkat dari Jakarta naik Viet Jet .
14 September, kami berangkat dari Jakarta, transit sebentar di Ho Chi Minh, lalu lanjut penerbangan domestik ke Hanoi. Kami menginap di Little Charm Hanoi, hostel yang bersih banget dan nyaman. Kami pilih bunk bed khusus wanita biar lebih tenang. Dari hostel ini, aku dapat teman baru juga. Namanya Linh, cewek lokal Hanoi yang cantiknya natural banget—kulitnya putih bersih, wajah tirus, mata besar, dan rambut panjang, padahal jarang makeup-an. Sampai sekarang masih sering ngobrol sama dia di Instagram. Ada juga Vu, resepsionis hostel yang super ramah, sampai rasanya kayak sudah jadi teman sendiri.
15 September, kami langsung ikut tur ke Trang An. Tempatnya indah banget, ada sungai, gua, dan tebing batu kapur tinggi menjulang. Rasanya kayak lagi masuk ke lukisan. Setelah tur sekitar tiga jam, kami disuguhi makan siang dengan menu khas, termasuk kambing gunung. Jujur bukan favoritku, rasanya ya mirip kambing biasa, tapi untungnya tidak bau.
16 September, waktunya jelajah Hanoi. Pagi-pagi sarapan bubur babi khas, Chao Suon Sun. Buat belanja, Vietnam surganya. Murah murah dan kulineran nikmat. Malamnya kami main ke Beer Street 1900, suasananya rame banget, penuh backpacker dari berbagai negara. Sore sebelumnya, kami juga nongkrong di kafe kecil yang posisinya persis di samping rel kereta. Seru banget rasanya minum kopi sambil nunggu kereta lewat. Hari itu kami sempat masuk mall juga, terus jalan-jalan di sekitar Danau Hoàn Kiếm. Aku kagum banget, danau ini bersih sekali. Orang-orang di sana disiplin banget jaga kebersihan, nggak ada coretan atau sampah sembarangan.

