Waktu Edward Suhadi ada di kolam berenang, di saat semua orang pakai baju surfing dan dia hanya pakai celana pendek dan ber-telanjang dada.
"Badan Edward beleberan, kamu belendung. Nggak malu apa?"
"Lihat tuh cowo-cowo lain yang gapakai baju, badannya kotak-kotak"
Inilah yang seringkali aku rasakan belakangan ini. Saat lihat cewek-cewek di sekitaran kita, rasanya mereka lebih cantik, menarik, ceria, muda, dan badannya bagus.
Seringkali aku merasa jelek, gendut, tidak pede di bandingkan orang lain.
Tapi ada 1 orang yang seringkali tidak lelah mengingatkan aku, dan dulu selalu memberitahu saya bahwa "Janganlah bandingkan diri kamu sama orang lain, tapi bandingkanlah dirimu yang dulu dengan yang sekarang. Udah turun 15kg jauh di banding yang dulu, kan?"
Hal ini juga sama di rasakan oleh Edward, dimana dia ingat bahwa badan gendut ini adalah badan yang sudah turun 25 kg dari sebelum Edward diet dan olahraga.
Iya dia masih beleber, iya da masih buncit.
Namun di banding dulu, dia sudah mending jauh.
Jangan lihat seseorang dari diri mereka yang sekarang, tapi lihat seberapa banyak mereka sudah lebih baik dibandingkan dengan diri mereka yang dulu"
Jadi saya hidup bukan hanya melihat sesuatu itu bagus atau jelek, tapi melihat sesuatu itu sudah lebih baik daru dulu atau enggak.
Salah satu bagian yang paling ngena dari bab “Seberapa Banyak dari yang Dulu” di buku Mulai Mengerti karya Edward Suhadi adalah untuk saya sendiri : jangan membandingkan diri kita dengan orang lain, tapi bandingkan diri kita yang sekarang dengan diri kita yang dulu.
Iya, mungkin masih buncit. Mungkin masih belum sekeren orang lain. Tapi dibanding dulu, dia sudah jauh lebih baik.
Dan menurut saya, itu adalah inti paling kuat dari bab ini.
Kita terlalu sering melihat hasil akhir orang lain tanpa melihat proses mereka, lalu membandingkannya dengan perjalanan kita sendiri yang belum selesai. Padahal setiap orang punya titik mulai yang berbeda-beda. Yang seharusnya jadi ukuran bukan apakah kita sudah sempurna atau belum, tapi apakah kita sudah berkembang dibanding versi diri kita yang dulu.
