Rasanya kehidupan sedang mengajarkan aku banyak hal tentang menjadi lebih dewasa. Mulai dari menghadapi tantangan di pekerjaan, kehilangan kehadiran orang yang sangat dicintai, menghadapi rasa tidak diinginkan, melihat keluarga yang aku kasihi sakit, dan lainnya.
Aku belajar bahwa untuk menyadari bahagia dan tenang itu terkadang butuh sebuah perjalanan panjang.
Perjalanan untuk memiliki rasa tenang ternyata seperti tidak menentu. Tidur tidak pulas, bangun pagi asam lambung naik, anxiety selalu menghantui. Aku pergi ke psikolog untuk memahami, mencoba terapi Access Bars , bekerja lebih fokus lagi, pergi bersama ciwik2 yang selalu mengingatkanku bahwa aku tidak sendiri, dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang tuaku, terutama di masa ketika mereka sedang membutuhkan kehadiranku. Semua itu mungkin tidak langsung menghilangkan rasa sedih, tetapi sedikit demi sedikit membuatku belajar menerima, dan mengikhlaskan.
Terima kasih, kehidupan & masa lalu, sudah mengajarkan aku untuk lebih bersyukur atas orang-orang yang tetap memilih bertahan di sisiku.
Terima kasih, waktu, karena terus memberiku kesempatan untuk belajar dan bertumbuh.


